Bersumber dari beberapa artikel yang telah saya baca, pendidikan tinggi Indonesia menghadapi masalah yang sangat penting dan memprihatinkan, yaitu penutupan 23 kampus pada tahun 2023. Sebagai seorang mahasiswa, saya merasa wajib untuk mengungkapkan pendapat saya tentang keputusan ini. Saya merasa langkah Kemendikbudristek dalam menutup puluhan kampus yang diduga melakukan pelanggaran seperti jual beli ijazah dan pembelajaran fiktif adalah langkah yang sangat tepat dan diperlukan.
Keberanian pemerintah dalam mengambil langkah tegas ini mencerminkan tekad yang teguh untuk merangsang perbaikan substansial dalam sistem pendidikan Indonesia. Langkah ini menandakan sebuah komitmen yang mendalam untuk memperbaiki standar pendidikan, memastikan bahwa setiap gelar yang diberikan mencerminkan kualitas sejati dan kemahiran yang dimiliki oleh pemegangnya. Langkah-langkah ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan reputasi pendidikan Indonesia secara global, tetapi juga untuk memberikan kesempatan yang lebih adil dan merata bagi setiap individu yang ingin mengejar pendidikan tinggi. Dengan demikian, upaya ini tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga pada pembentukan masyarakat yang lebih terdidik dan berdaya saing tinggi.
Di sisi lain, penutupan ini berdampak kepada seluruh mahasiswa dan dosen dengan ketidakjelasan pendidikan dan karir ke depannya. Salah satu solusi untuk mahasiswa adalah transfer kredit ke universitas lain, tetapi program ini seringkali gagal. Universitas baru tidak dapat mengakui semua mata kuliah yang telah mereka ambil di kampus yang ditutup. Akibatnya, mahasiswa mungkin harus mengulang mata kuliah tertentu, yang memerlukan lebih banyak waktu dan biaya untuk menyelesaikannya.
Masalah administrasi juga menjadi salah satu penyebab gagalnya transfer kredit, kemudian ada penyesuaian kurikulum, dan persoalan akomodasi. Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) diharapkan dapat mengambil peran aktif dalam menyelamatkan civitas akademika yang terdampak. Mereka harus bekerja sama dengan kampus-kampus yang masih beroperasi untuk menyediakan tempat bagi mahasiswa dan dosen yang terkena dampak penutupan.
Jika saya sebagai mahasiswa terdampak, saya akan menegaskan kebutuhan akan solusi yang adil dalam menghadapi situasi ini. Dengan memperhitungkan implikasi jangka panjang bagi mahasiswa, saya meyakini bahwa penutupan kampus bukanlah opsi yang sesuai. Saya menganggap penting untuk menjamin kelangsungan pendidikan dan memastikan bahwa mahasiswa tidak terpinggirkan dalam proses ini. Oleh karena itu, saya mendesak untuk mendapatkan bantuan dan dukungan yang sesuai kepada mahasiswa yang terkena dampak, termasuk kemudahan dalam proses transfer ke institusi pendidikan lain yang sebanding atau lebih baik. Selain itu, perlindungan terhadap hak-hak akademik harus dijamin, termasuk pengakuan gelar dan prestasi yang telah diraih serta perlindungan terhadap integritas akademik kami.
Mahasiswa juga harus terlibat dalam proses pengambilan keputusan. Karena mahasiswa adalah pihak yang paling terdampak oleh keputusan ini, suara dan aspirasi para mahasiswa harus didengar. Untuk mencapai solusi terbaik, universitas, pemerintah, dan perwakilan mahasiswa harus berbicara secara terbuka. Pemerintah dan universitas harus berkomitmen untuk memberikan informasi yang jelas dan memberikan dukungan yang diperlukan kepada siswa, baik akademis maupun non-akademis.
Dalam menghadapi situasi ini, solidaritas di antara mahasiswa sangat penting. Kita harus bersatu dan mendukung satu sama lain, serta aktif dalam menyuarakan hak-hak kita. Hanya dengan bekerja sama, kita dapat melalui masa sulit ini dan memastikan masa depan yang lebih baik untuk pendidikan di Indonesia. Mahasiswa harus berani menyuarakan pendapat dan berpartisipasi aktif dalam mencari solusi yang terbaik. Dengan demikian, kita tidak hanya mempertahankan hak kita untuk mendapatkan pendidikan yang layak, tetapi juga berkontribusi dalam memperbaiki sistem pendidikan tinggi di Indonesia secara keseluruhan.
Ke depan, semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan. Penting bagi kita semua untuk bekerja sama dan memastikan bahwa pendidikan tinggi di Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh masyarakat. Sebagai mahasiswa, kita harus tetap optimis dan terus berjuang untuk masa depan yang lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar